04
Des
08

* senyum *

bahagia bisa melihatmu tersenyum, kawan

walau senyum itu bukan senyum untukku

tapi senyum itu bisa memberiku kesejukan

tetaplah tersenyum kawan.

karna senyum itu ….

bisa membuat hatiku tersenyum.

terimaksih kawan.

03
Des
08

live

Hidup ….

Hidup akan terus berjalan
Bagaikan putaran roda yang tak pernah berhenti
menggulir detik menjadi menit
hari berganti hari
dan masa kemasa yang lain.

Terkadang waktu berlalu begitu cepat
Terkadang waktu terasa begitu singkat

Hidup adalah menatap masa depan
mengurai persoalan
tanpa harus merasa lemah ataupun kalah.

karna hidup
bukanlah untuk menyesali
atau meratapi apa yang telah terjadi.

Kehidupan.
Bermuara pada satu titik
dan hanya kembali pada satu titik

dan adalah waktu,
yanag akan menyingkap tabir
mengurai skenario2 hidup yang telah di gariskan

dan akankah waktu
bisa menjawab pertanyaanku

03
Des
08

makasih

maksih buat temen yang udah membantu saya membuat blog ini, maksih atas masukan2 masukannya orulff8yj8w7h07jqwjodq4thanks

21
Agu
10

” Ramadhan 1431 H “

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tak terasa Ramadhan datang lagi, tak banyak yang berubah.

Masih seperti dulu …………

Kuharapkan semunya bisa lebih baik.

Selamat menjalankan ibadah puasa, Mhon maaf lahir dan batin

15
Apr
09

* Novel yang menyentuh hati “

Hari ini saya di pinjemi sebuah novel oleh temen. judulnya ” bacaan shalat delisa ” by tere liye di ambil dari bahasa india yang artinya ” untukmu, untuk ummi, abi, kakak, adek, saudara dan untuk siapa saja, karna pada intinya sang pengarang tak ingin di publikasikan, ssuatu yang menarik “

saya baca sinopsinya spertinya menarik, dan pada dasarnya saya suka novel, tanpa ba-bi-bu novel itu segera saya lahap.

di awal2 bacaan, menggambarkan kegembiraan, keceriaan, kluarga sholeha.

menceritakan tentang sebuah kluarga di Lhok Nga di aceh, keluarga abi usman dan ummi salamah dan ke 4 bidadarinya Delisa, Aisyah, Zahra, Fatimah, dan di sini pengarang sebagai pihaka ke 3, yang menceritakan tentang delisa yang slalu berkutat dengan pelajaran hapalan sholatnya, sampai dia menjadi satu2nya keluarga yang slamat ( terkecuali abi yang saat tiu lagi tugas berlayar ) dari bencana ” Tsunamai ” 26 December 2004 yang meluluh lantakkan Aceh, tapi dia musti kehilangan satu kakinya, tapi itu tak mambuatnya sedih ataupun atau putus asa, smua di terimanya dengan ikhlas.

bagamaimana sorang Delisa anak perempuan umur enam tahun, mempunyai hati seputih mutiara, keikhlasan, kerja keras dan tak mudah putus.

Sampai pada halaman 57 tak terasa air mata saya jatuh berurai, novel ini sangat menyentuh hati saya, ceritanya benar2 sperti hidup. Saya tiba2 merasa sanagat malu pada diri saya sendiri, yang hanya bisa mengeluh dan mengeluh atas apa yang saya alami, ternyata jauh di luar sana masih banyak yang lebih mendrita, kewajiban2 saya yang tak saya tunaikan tepat waktu dan kadang terbengkalai karna rasa malas yang menghantui. Ya Allah Saya malu, malu padamu ya Allah, Masih adakah maaf untuk hamba sperti ini.

Trimakasih untuk kawan yang meminjamkan buku ini, banyak hikmah yang saya petik dari novel ini, walau novel ini haya sbuah karya fiksi tapi tak menutup kemungkinana dan kita tak bisa menutup mata mungkin di luar sana ada saudara kita yang mengalami sperti ini.

Ya Rabb, jangan biarkan kami dalam kegelapan tanpa hidayahmu. Amien

13762201

06
Mar
09

* Lelah *

Hari ini, suntuk banget. Laporan belum kelar, pengen di selesaikan tapi pikiran sama skali nggak bisa focus, tumpukan2 kertas itu tambah membuat pikiranku kalut.  Ingin rasanya aku cuti untuk beberapa hari, sampai smua beban itu hilang tapi itu pasti tak mungkin, kerjaan tak mungkin di abaikan begitu saja.

Ahh, aku lelah

Lelah bukan dari fisik.

02
Mar
09

*hemm …. *

hemm, ag bingung mau nulis apa ?

ntahlah, bingung sama diri sendiri, bingung sama hati,

kamu …., kamu…., Kamu…. (apakah itu kamu  ) ?

lha ko kyak  lirik lagu letto yack, hehe 😀

pajang pic ajah dech, hehe 😀

serasa-jadi-seleb-hehe1

jadi-cover-majah-eyyy-hehe

28
Feb
09

* My Picture *

saat-jadi-seleb

11
Feb
09

* kreasi *

Sabtu malam,

malam ini, sang rembulan bersinar dengan indahnya, banyak kendaraan dengan muda mudi yang lalu lalang di depan rumah, ntah kemana tujuan mereka.

Malam ini, ag dan kedua temenku, yani (mahasiswi+karyawati sebuah bank swasta) dan ina (mahasiswa) ngumpul sambil bercanda di teras rumah.

malam ini kami ada rencana untuk menyewa kaset DVD, setelah selang beberapa lama berunding, akhirnya diputuskan yani dan ina yang keluar ke penyewaan, tak berapa lama mereka kembali dengan beberapa keping kaset DVD di tangan yang kesemuanya itu adalah film india, hehe.
malam ini kami habiskan bertiga dengan menonton film, tapi ternyata filmnya nggak menarik sama sekali, hanya gambar di cover kaset ajah yang kelihatannya menarik.

Ke esokan harinya,

minggu sore, kami bertiga pergi untuk jongging (lumayan karna udah lama nggak pernah olah raga). Stelah bersimbah peluh kami pulang, eh ternyata setelah sampai di rumah air keran mati, walhasil kami menunggu sampai air mengalir dan tak berapa lama air keran kembali mengalir dan kami bisa mandi.

setelah itu kami membuat kolak, kolaknya kami beri nama ‘ kolak pisang pandan ‘

Bahan :

– Satu sisir pisang sanggar

– 1/2 Kg,  gula merah

– 4 Gelas santan kental

– 2 lembar daun pandan.

Cara membuat:

Masak pisang dengan air secukupnya, setelah matang masukkan gula merah sampai hancur (rasa manis tergantung selera), setelah itu masukkan santan kental dan daun pandan, masak samapi menggurah.  angkat dan siap di sajikan.

ini fotonya, hehe 😀

foto005

10
Feb
09

* cerita weekand *

Sabtu 07 feb 2009

Udara di luar sangat panas menyengat, jam di pergelangan tanganku sudah menunjukkan pukul 14.00 wita, berati sudah waktunya pulang. Tapi melihat cuaca di luar yang mungkin kisaran 36-38 0C, rasanya males untuk pulang yang ada cuma ingin terus berada di bawah Ac, ngambil bantal dan terlena ke dalam mimpi2 indah. hehe.
Tapi mengingat banyak yang musti di selesaikan, akhirnya aku menerobos panasnya mentari dengan sepeda motorku (olga namanya, hehe ) menuju ke smd, di jalan ku lihat aspal mengepul karna terkena sinar,  badanku juga rasanya sprt terpanggang walau sudah memakai baju lengan panjang.
Di jalan, banyak sekali kendaraan yang memacu kecepatan dengan  tinggi, saling menyelip untuk mendahului. Ternyata keadaan memang sangat mempengaruhu emosi seseorang batinku dalam hati, tapi ag tidak mengambil pusing ag tetap memacu motor dg kecepatan sedang yang penting bagiku ” biar lambat asal selamat” itu pepatah yg sering ag dengar dan yg lebih beralasan ag takut dengan kecepatan, hehe :D:D
kurang lebih 50 menit,akhirnya ag sampai di rumah. yang pertama ku tuju adalah lemari es, segera teguk beberapa gelas air es itu, ahh …. rasanya seperti oase di padang sahara. nikmat sekali .
Sebenarnya hari ini ag nggak pinggen ke smd tapi karna ada kartu nama pesanan kakak yg ingin di anter akhirnya aku kesini juga. Setelah beristirahat sejenak, mendegar celotehan ponakanku yang lucu adan berbagi cerita dengan kakak, aku akhirnya pamit hari ini ruteku selanjutnya adalh ke tempat mama, letih memang kakak juga sudah menawariku untuk bermalam tapi pikiranku kembali ke mama, mama pasti sudah menunggu dari tadi siang, memasak makanan kesukaanku dan yg lebih penting ag sudah berjanji akan pulang kampung hari ini.
nggak kak, kapan2 ajah ag bermalam mama pasti udah menuggu, begitu alasanku pada kakak dan diapun mengerti. hati2 di jalan begitu katanya  saat mengantarku ke depan pintu.
1,5 jam perjalan ku tempuh akhirnya ag sampai ke kampungku, ku lihat pintu rumah terbuka tapi tak ada siapa2 di rumah. Ku ucapkan salam tapi tak ada yang menjawab, kemana pikirku dalam hati ? setelah masuk ke rumah, ternyata mama lagi sholat azhar.
senjapun merangkak malam, kuhabiskan malem untuk melepas kangenku pada mama, menceritakan semua kegiatanku, keluh kesahku dan mama akan memeberiku sumbang saran yang menentramkanku. Trimakasih ma, sungguh beruntung ag memiliki orang tua spt mama.
keesokan harinya, hpku berdering ada sms dari temen sekampung, ternyata mereka udah tau kalau ag datang, mereka menungguku di salah satu rumah temen, ag tersenyum melihat sms itu ternyata mereka sangat memperhatikanku, nyatanya mereka sangat peka dengan kedatanganku.
” mereka adalah sahabat2 kecilku, biarpun ag jauh jika ada waktu luang ag akan menyempatkan waktu utuk menemui mereka, biarpun terpisah jarak ag ingin mereka merasa bahwa ag slu ada untuk mereka “. segera ku balas sms itu. ” iya friend sore ag kesana skr ag mau tidur siang dulu” karna memang ag butuh tidur siang hari ini.
Sore sesuai janji ag ke rumah temen itu, di sana mereka sudah berkumpul, mereka begitu senang melihat kedatanganku. kamipun bercerita, mereka menceritakan ttg keadaan  kampung, meminta nasehat dan pandanganku terhadap permasalahan mereka dan mereka sesekali bertanya usil, udah punya cowok blum, hehe lagi2 ag jawab sekenanya. ag masih sprt yang dulu, tak banyak yg berubah kecuali umur yg makin bertambah dan smogah makin menambah kedewasaan pola pikirku, dan sampai saat ini belum ada yg memilihku makanya ag belum bisa memilih untuk jadi pilihanku, jawabku sambil tersenyum.
stelah puas berbagi cerita akupun pamit untuk pulang, walau masih agak berarat tapi mereka melpasku karna memang sudah sore.
ketika keluar dari rumah temen, ada tetangga (ibu2) yang menghampiriku. kapan datang nak? kemarin bu haji jawabku sambil tersenyum, ini ada sedikit buah untuk di bawa kerumah, sambil menyedorkan buah2an yg sudah dia susun dgn rapi. Ada apa ini bu, nggak usah makasih jadi gerepotin ini. Nggak kok nak, di bawa ajah buat di makan di rumah, jawab ibu haji itu. (inilah desaku, nuansa kekeluargaan masih begitu kental )
kulihat wajah ibu itu dgn ketulusan, akhirnya kuterima pemberian itu. Maksih banyak bu, jalan2 kerumah jawabku dengan singkat sambil pamit.
Sampai di rumah, ag segera mandi dan sholat ashar, stelah itu ag nonton Tv tapi ag harus cepat tidur malam ini karna besok ag harus bangun lebih pagi untuk menyongsong kembali rutinitasku.

****** my life******




itha calender

Agustus 2017
M S S R K J S
« Agu    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031